Showing posts with label Bisnis dan Keuangan. Show all posts
Showing posts with label Bisnis dan Keuangan. Show all posts

10 Bisnis yang Paling Menguntungkan di Tahun Ular Air

Tuesday, February 5, 2013




Bisnis yang Paling Menguntungkan di Tahun Ular Air. Dalam astrologi Cina, 2013 merupakan tahun ular air. Kabarnya, tahun ini membawa angin segar setelah beberapa ketegangan selama tahun naga air (2012). Lalu bagaimana dengan potensi bisnis?



Suhu Ong S. Widjaja, Pimpinan Yayasan Persaudaraan Paranormal Seluruh Indonesia (YPPSI) mengatakan, sekarang ini memang saatnya kita bernapas lega karena telah meninggalkan tahun naga air.



"Nanti lewat tengah malam pada 9 Februari 2013, perjalanan waktu di bawah kekuasaan naga air segera berakhir. Berganti dengan ular air yang menjanjikan harapan dan kemajuan dalam peruntungan nasib kita," ujar Suhu Ong yang juga penulis buku "Ramalan Nasib 12 Shio" ini.


Bisnis yang Paling Menguntungkan

Namun demikian, tahun ular air bukanlah tahun yang stabil. Dilihat dari suhu politik misalnya, ketegangan yang terjadi tahun lalu masih bisa dirasakan pada tahun ini. Kemudian, gejolak ekonomi masih terjadi. Begitu pula ketidakpastian hukum dan hal-hal kontroversial masih sering muncul.



 "Memang tahun ular tak pernah tenang. Ini mungkin karena ular adalah kekuatan negatif yang terkuat dalam siklus 12 shio. Sudah begitu, tahunnya jatuh sesudah naga yang merupakan positif terkuat," jelas pakar feng shui, usaha dan asmara ini.



Maka bila dilihat dari sudut pandang bisnis, Suhu Ong menyarakan agar para pelaku usaha mempertimbangkan secara matang setiap mengambil keputusan bisnis. Hal ini perlu dilakukan agar tidak merugi dan menimbulkan penyesalan di kemudian hari.



"Saya menyarankan hindari spekulasi dan bisnis berisiko tinggi. Perlu juga mengintip apakah shionya ciong atau tidak di tahun ini," tambah Suhu Ong.



Selain itu, lanjutnya, ada baiknya pelaku bisnis tidak mudah tergiur akan mendapatkan keuntungan secara mudah namun ternyata bermasalah. Ujung-ujungnya malah berurusan dengan masalah hukum yang akan menghancurkan reputasi dan kredibilitas yang telah dibangun sebagai pebisnis.



Suhu Ong  memperkirakan ada 10 jenis bisnis yang berprospek bagus di tahun ular air, yaitu:


  1. Keuangan/Perbankan

  2. Teknologi  Informasi

  3. Asuransi

  4. Perdagangan Saham/Valas

  5. Agen Perjalanan

  6. Minuman

  7. Agrobisnis

  8. Garmen/Tekstil

  9. Kertas

  10. Perkayuan.


"Bisnis yang mengalami kendala di tahun ular air adalah bisnis yang berelemen logam, api dan tanah," katanya. Bisnis-bisnis tersebut adalah industri logam, bidang otomotif, elektronika, makanan, bahan bakar, batubara, hasil bumi, sembako, properti dan pertanahan.



Agar hasil bisnis lebih baik dibanding tahun sebelumnya, diperlukan usaha lebih keras. Setiap orang harus memanfaatkan apapun kelebihan yang dimiliki untuk menyiasati sang ular yang misterius. Tidak cukup secara fisik, tapi pikiran juga harus jernih, pandai mengendalikan diri dan bersikap rasional.



"Sebab, kunci utama bisa survive dan sukses di tahun 2013 adalah dengan meningkatkan produktivitas disertai efisensi tinggi, mempertebal iman, dan keyakinan, berpikir jernih, bersikap rasional," tandasnya.



Di tahun ular, lanjutnya, kita mesti mawas diri dan berbenah, menyimpan tenaga serta uang. "Ingatlah air yang menggenang tenang biasanya dalam. Air yang yang kelihatannya tenang kemungkinan ada arus di dalamnya. Tahun ini umumnya terjadi pemalsuan, penipuan, ketidakjujuran politik, baik dalam lingkup nasional maupun internasional," tambah Suhu Ong yang berpengalaman mengasuh rubrik shio dan feng shui di media. Tahun ular adalah tahun yang berjaya bagi penipu, manipulator dan koruptor.



Suhu Ong juga mengingatkan perlunya kita melihat ciong. Shio paling bernasib mujur pada tahun 2013 adalah shio ayam, kerbau, ular, dan shio kuda. Sedangkan shio yang kurang beruntung (ciong) meliputi shio babi, tikus, macan, monyet. Shio kelinci, naga, anjing dan kambing peruntungannya datar-datar saja.





10 Negara Terbaik di Dunia untuk Menjalankan Bisnis

Tuesday, January 22, 2013



Negara Terbaik di Dunia untuk Menjalankan Bisnis. Tidak semua negara di dunia dapat menjadi lokasi yang tepat untuk membangun dan menjalankan bisnis. Berikut 10 negara terbaik untuk menjalankan bisnis versi perusahaan konsultan Grant Thornton seperti dikutip dari Forbes.



1. Singapura

Singapura merupakan negara pelabuhan terbesar di dunia yang memperoleh keuntungan dari pertumbuhan ekonomi Asia. Hal tersebut membuat negara ini menjadi tempat terbaik di dunia untuk menjalankan bisnis, dengan indeks ranking 72,1.



2. Finlandia

Finlandia mungkin menjadi tempat yang sulit bagi Nokia pada saat ini, namun itu bukan kesalahan negara pencipta permainan populer Angry birds. Finlandia berada di posisi kedua sebagai negara terbaik untuk menjalankan bisnis dengan indeks ranking 70,5.



3. Swedia

Negara ini merupakan negara terbaik ketiga untuk menjalankan bisnis dengan indeks ranking 69,6.



4. Israel

Kota Tel Aviv merupakan salah satu tempat terbaik di dunia untuk membangun dan menjalankan perusahaan teknologi. Israel berada di posisi 4.



5. Austria

Austria menempati peringkat 5 dengan indeks ranking 66,1.



6. Australia

Australia yang memiliki indeks ranking 65,5 berada di posisi 6 sebagai negara terbaik di dunia untuk menjalankan bisnis.



7. Swiss

Swiss ada di peringkat ke 7 dengan indeks ranking 65,1. Sekarang peringkat negara ini berada di atas Amerika Serikat.



8. Korea Selatan

Negara Asia lainnya, Korea selatan bertengger di posisi 8 dengan indeks ranking 64,9. Sedikit lebih baik dari negeri Paman Sam.



9. Jerman

Berada di peringkat 9, Jerman memiliki indeks ranking 64,8.



10. Amerika Serikat

Amerika Serikat menempati posisi ke 10 dengan indeks ranking 64.1.




5 Trik Simpel Untuk Mengoptimalkan Bisnis Anda

Friday, January 4, 2013



Trik Simpel Untuk Mengoptimalkan Bisnis Anda. Dalam memulai atau melangsungkan bisnis, sebuah BP- Business Plan (rencana bisnis) diperlukan agar segala sesuatunya terencana dan terlaksana dengan baik sesuai estimasi. Beberapa orang memulai bisnis tanpa membuat BP, dan mereka baik-baik saja. Sebenarnya, seberapa perlukah perencanaan bisnis ini?



Dalam bisnis yang skalanya lebih besar, BP diperlukan agar bisa mencapai target tanpa mengalami kerugian dari modal awal. Ia sekaligus dimaksudkan mengembangkan bisnis agar menghasilkan keuntungan yang lebih banyak.



Kristen Fischer, penulis buku 'Creatively Self-Employed', menjabarkan lima cara untuk mengoptimalkan bisnis sesuai dengan BP yang telah dibuat. Apapun bisnis yang dijalankan, membuat rencana dan program tetap memberikan manfaat yang positif.



1. Finansial

Setelah mengumpulkan data-data mengenai modal yang dimiliki dan budget yang akan dikeluarkan, Anda harus memperkirakan berapa untung dan rugi yang akan terjadi. Informasi modal, pengeluaran hingga proyek yang akan dilaksanakan memiliki estimasi secara kasar. Akan lebih baik lagi jika Anda memiliki sistem akuntansi yang baik untuk operasi harian dari usaha yang berjalan.



2. Web

Hampir semua bisnis saat ini sudah menggunakan web untuk kelancaran aktivitas. Bahaslah tujuan membuat situs perusahaan dengan para rekan kerja atau ahlinya. Apa yang ingin Anda sampaikan, uang yang harus dikeluarkan untuk membuatnya, hingga sistem pembayaran via online adalah pertanyaan yang harus dijawab oleh diri sendiri. Dengan menetapkan tujuan yang detail, pemasaran pun akan terbantu.



3. Strategi Tim

Dalam sebuah bisnis, diperlukan kerja tim yang terkoordinasi dengan baik. Tiap orang memiliki kewajiban dan tanggung jawabnya masing-masing terhadap pekerjaannya. Masukkan pula target dalam kurun waktu tertentu di tiap departemen agar terlihat aspek mana saja yang sudah berjalan lancar, perlu dikembangkan ataupun perlu perbaikan. Dengan memberikan kesadaran tinggi kepada para staf akan peranan mereka, maka semakin jelas pula rencana untuk mengembangkan perusahaan.



4. Promosi Produk

Ketahuilah dengan baik kelebihan dari produk Anda. Dengan begitu promosi yang dilakukan akan tepat sasaran. Hal yang perlu diperhatikan adalah target pasar, keuntungan yang diberikan produk, hingga kompetisi pasar. Jabarkan dengan detail untuk menentukan cara promosi yang tak hanya benar, namun juga tepat sasaran.



5. Riset market

Lakukan perbandingan dengan produk kompetitor, mulai dari taraf lokal; area, kota, negara hingga internasional. Pelajari apa saja kelebihan yang diberikan sekaligus kekurangannya. Jika ada kompetitor langsung yang menguasai daerah yang sama, tonjolkan kelebihan produk/jasa dengan mempelajari lebih lanjut kecenderungan pembeli. Dengan melakukan hal ini, strategi yang telah dibuat menjadi efektif sesuai rencana awal.



Dikutip dari eHowMoney


4 Tips Sebelum Mulai Berinvestasi



4 Tips Sebelum Mulai Berinvestasi. Saat ini, wanita memiliki banyak peran yang (mau tak mau) harus dijalankan dengan seimbang. Selain sebagai wanita karir, seorang ibu dan sebagai istri, Anda pun mempunyai tanggung jawab untuk mengelola keuangan.



Bicara masalah keuangan, menabung saja sebenarnya tidak cukup. Untuk mencukupi segala kebutuhan Anda dan keluarga serta masa depan, Anda dapat melakukan investasi.



Biasanya pria yang dianggap lebih paham mengenai hal tersebut. Wanita kerap memilih menyerahkan urusan tersebut pada pasangannya.



Namun para wanitalah yang kini justru jadi pengelola keuangan keluarga. Sehingga mau tidak mau, masalah investasi ini pun harus Anda pelajari dan ketahui.


Berinvestasi

Bagaimana caranya berinvestasi? Apa saja yang harus diperhatikan jika ingin berinvestasi? Berikut beberapa saran dari Vice President Corporate Branding, Marketing and Communication PT A.J. Sequis Life, Fibriyani Elastria. Saran di bawah ini diberikannya di sela-sela acara 'Superwoman Rocks' yang diadakan di Largo Kemang, Kamis (15/12):



1. Ubah mindset

Terkadang masyarakat awam selalu menyepelekan sesuatu yang mereka belum paham betul dampak dari sesuatu tersebut seperti apa. Mendengar kata investasi, tak sedikit orang langsung tidak tertarik untuk melakukan investasi dan berpikir bahwa melakukan investasi itu merupakan suatu hal yang berat. Pada dasarnya, pertama-tama yang harus Anda lakukan yaitu dengan mengubah mindset Anda.



Jangan langsung berpikiran bahwa mengeluarkan uang untuk berinvestasi itu merupakan hal yang berat dan sulit. Justru investasi sebenarnya simpel. Misalnya dalam satu hari Anda dapat pergi ke mal dengan membayar parkir bisa sampai Rp 10 ribu, sama halnya juga dengan Anda pergi membeli bakso dengan segelas minum, Anda mengeluarkan uang hingga Rp 10 ribu. Namun jika Anda dapat berinvestasi Rp 10 ribu per harinya, untuk ke depannya Anda akan mendapatkan lebih dari jumlah yang telah Anda investasikan.



2. Berinvestasi sejak awal

Jika Anda saat ini berumur 30 tahun, kemudian Anda mempunyai rencana untuk pergi keliling Eropa dengan keluarga Anda misalnya, berinvestasilah sejak awal. Karena untuk pergi keliling Eropa, bukan hanya merupakan keinginan saja, melainkan juga apa sebenarnya kebutuhan Anda, suami dan anak-anak selama di Eropa. Semakin dini Anda mulai berinvestasi, semakin banyak pula dana yang akan Anda dapatkan. Dalam berinvestasi, usahakan minimal lima atau enam tahun untuk menabung. Karena kunci utama dalam investasi adalah jangka waktu.



3. Ukur profil risiko

Tentukan siklus yang cocok dengan Anda. Jika Anda berinvestasi, ukur profil risikonya terlebih dahulu. Apabila Anda berada di posisi umur 20an, ambillah jenis investasi yang agresif sehingga tingkat risikonya tinggi. Jika umur Anda berkisar 30an, Anda dapat mengambil jenis investasi yang stabil dengan tingkat risiko yang moderat. Sedangkan jika umur Anda berkisar 50an, maka Anda dapat mengambil jenis investasi yang konservatif sehingga risiko yang didapat kecil.



4. Berpikir ke depan

Apa yang akan terjadi jika hidup Anda ternyata lebih lama daripada kemampuan finansial Anda? Untuk mendapatkan kehidupan yang nyaman di saat Anda sudah tidak berpenghasilan lagi, salah satunya yaitu dengan didukung oleh dana yang telah Anda investasikan. Jika Anda berpikir ke depan mulai dari awal, maka Anda dapat menikmati masa tua Anda nantinya dengan kenyamanan.


5 Trik Mudah Dalam Menentukan Karir



Trik Mudah Dalam Menentukan Karir. Saat Anda lulus kuliah, Anda mulai berpikir dan mencari karir seperti apa yang akan Anda pilih. Sebagian orang, memilih karir berdasarkan dengan jurusan kuliah yang telah diambil, namun sebagian lagi justru mengambil pekerjaan yang tidak sesuai dengan bidang yang ditekuninya semasa kuliah.



Penting bagi Anda untuk memilih karir yang sekiranya dapat membuat Anda mengembangkan ilmu yang telah dipelajari dan memiliki potensi untuk sukses dalam berkarir.


Trik Menentukan Karir

Simak lima trik sederhana untuk bantu menemukan karir idaman anda, seperti yang dikutip dari ehow.



1. Sesuai dengan minat

Memilih karir yang sesuai dengan minat merupakan satu dari lima cara yang dapat membuat Anda sukses dalam berkarir. Biasanya jika pekerjaan yang dilakukan sesuai dengan minat, pekerjaan sesulit apapun akan terasa ringan dan tidak memberatkan diri.



2. Berkonsultasi dengan konsultan karir

Masih bingung dengan minat? Konsultan karir bisa membantu menemukan kekuatan Anda. Jika Anda mau belajar dari konsultan karir dalam satu hari saja, Anda dapat menemukan bakat dan minat sehingga mampu membuat keputusan mengenai karir yang cocok untuk Anda.



3. Membuat daftar

Buatlah daftar kira-kira jalan karir seperti apa yang Anda minati. Dengan begitu dapat membuat Anda lebih mudah untuk menentukan pemilihan karir yang sesuai dengan keinginan dan minat Anda.



4. Spesifikasikan

Setelah selesai memilah-milah daftar karir yang sudah dibuat, lakukanlah penelitian pada spesifikasi karir seperti, pendidikan yang diperlukan, gaji yang kira-kira akan didapat, lokasi dan perusahaannya. Jika memungkinkan Anda bisa membicarakan hal ini kepada orang yang bekerja di perusahaan tersebut agar mendapat pemahaman lebih.



5. Mencari gambaran terlebih dahulu

Tak ada salahnya jika Anda membayangkan terlebih dahulu pekerjaan yang diingini seperti apa, karena karena disaat Anda memasuki dunia kerja, tidak akan ada yang dapat membantu Anda merasa siap untuk melakukan pekerjaan tersebut selain diri sendiri. Dengan begitu akan mempermudah Anda untuk mengetahui apakah pekerjaan tersebut benar-benar sesuai dengan Anda atau tidak.


5 Trik Menghadapi Bos Baru yang Menyebalkan



Trik Menghadapi Bos Baru yang Menyebalkan. Setiap karyawan pasti ingin memiliki atasan yang menyenangkan, mudah diajak kerja sama dan bijaksana. Sayangnya, tak semua beruntung mendapat pemimpin yang sesuai harapan.



Mungkin di kantor yang sekarang, ada atasan baru yang arogan, otoriter, galak, dan punya sifat menyebalkan yang lainnya. Jangan terburu-buru menulis surat pengunduran diri karena tak tahan dengan perlakuan bos baru yang 'semena-mena'. Biar bagaimanapun, Anda harus mencoba menghadapinya dulu sebelum memutuskan keluar.



Menangani bos yang 'sulit' bisa membantu Anda untuk meningkatkan karir, meraih kesuksesan dan baik bagi kesehatan mental. Kenapa? Karena Anda akan belajar untuk bersabar, tenang menghadapi masalah dan otak jadi terlatih untuk berpikir cepat di bawah tekanan.


Menghadapi Bos yang Menyebalkan

Lalu, bagaimana cara menghadapi bos yang galak dan menyebalkan? Berikut ini tipsnya, seperti dilansir All Women Stalk.



1. Profesional

Tahan emosi ketika atasan mulai bersikap 'Aku adalah raja' dan mencecar Anda dengan segudang tugas. Biar bagaimanapun menyebalkannya, dia tetap atasan Anda, dan Anda wajib menghormatinya. Jika pimpinan Anda adalah orang yang suka mencari-cari kesalahan karyawannya, cobalah berusaha bekerja atau menyelesaikan tugas kantor sebaik mungkin. Bersikap profesional akan mencegah Anda jadi sasaran amukan saat suasana hati atasan sedang tidak enak.



2. Buat Batasan

Bagaimana menghadapi atasan yang workaholic dan berpikir bahwa semua karyawannya juga harus mengikuti cara kerjanya? Anda bisa menolak perintah atasan jika sudah melebihi batas waktu kerja, tapi lakukan dengan cara yang sopan. Pertama, atasan Anda harus bahwa Anda tidak bisa menyelesaikan semua pekerjaan yang menumpuk hanya dalam 24 jam.



Jadi, jika atasan selalu 'menghadiahi' Anda dengan setumpuk tugas, dan kelihatannya pekerjaan semakin banyak dari hari ke hari, sampaikanlah rasa keberatan Anda. Bukan dengan cara menolak terang-terangan, karena Anda justru akan terlihat seperti karyawan yang pemalas. Ketika dia memberi Anda segudang tugas dan memerintahkan untuk selesai hari itu juga, tanyakan seberapa darurat tugas itu dan mana yang harus diselesaikan saat itu juga. Berikan pengertian bahwa ada pekerjaan yang bisa dikerjakan di lain hari, sehingga Anda bisa fokus pada pekerjaan yang sekarang.



3. Hindari Drama

Sekesal apapun Anda dengan atasan, jangan pernah mengumbarnya ke seluruh kantor, apalagi ke rekan kerja yang berbeda divisi. Ketika Anda selalu mengeluhkan perlakuan atasan yang tidak baik ke setiap rekan yang Anda temui, Anda akan dicap sebagai 'drama queen' meskipun mungkin mereka juga tidak suka dengan sikap atasan tersebut.



Jika memang harus mengeluarkan keluh kesah, sampaikan hanya pada satu atau dua orang terdekat dan yang paling Anda percaya. Namun ingat, jangan juga terlalu banyak menceritakan tentang kejelekan atasan karena bisa saja menjadi bumerang bagi Anda suatu saat nanti.



4. Ambil Sisi Positif

Atasan Anda mungkin menyebalkan, tapi bukan berarti dia tidak memiliki sifat positif. Di samping perangainya yang galak, mungkin dia merupakan orang yang perhatian dan ingin karyawannya bisa cepat maju. Setiap Anda merasa sudah dibuat kesal, ingatlah sisi positif yang ada padanya. Dengan begitu, Anda akan sadar bahwa tidak ada manusia di dunia ini yang sempurna dan akhirnya bisa lebih menerima sifatnya yang menyebalkan itu.



5. Bercerminlah pada Diri Sendiri

Anda tidak akan bisa menghadapi bos yang mengesalkan jika belum tahu bagaimana menghadapi diri sendiri. Sebelum berpikir bahwa bos Anda adalah orang yang paling 'jahat' di muka bumi ini, tanyakan dulu beberapa hal ini pada diri sendiri: 'Apakah saya karyawan paling bagus di kantor ini?', 'Apakah pekerjaan saya sudah sempurna?' atau 'Sudahkah saya disiplin dalam bekerja?'.



Bos baru Anda mungkin sebelumnya berasal dari perusahaan yang produktif. Mungkin dia juga diberi target untuk menyukseskan perusahaan atau memang memiliki etos kerja yang keras. Boleh saja merasa kesal dengan sikap menyebalkan sang atasan. Tapi jika Anda menanggapinya dengan terlalu emosional dan sensitif, Anda tak akan mendapat keuntungan apa-apa selain hati yang dongkol setiap harinya.


10 Hal Penting dalam Mempromosikan Diri dalam dunia Kerja



Hal Penting dalam Mempromosikan Diri dalam dunia Kerja. Dalam masalah pekerjaan, wanita rata-rata menjadi sosok yang pasif dan menutup diri. Peninah Thomson, pimpinan yayasan mentoring yang mempunyai misi mencetak wanita-wanita eksekutif, mengatakan "Wanita lebih mungkin untuk memberitahu Anda 3 alasan mengapa mereka tidak siap untuk promosi, sedangkan pria akan memberikan 10 alasan mengapa Anda harus mempromosikan dirinya, bahkan saat mereka memiliki kemampuan yang sama."



1. Sadar

Thomson menegaskan, "Beberapa wanita akan berkembang dengan baik jika mereka tahu seberapa pintar mereka, mengingat wanita lebih kritis terhadap diri sendiri. Tapi mereka harus memahami bahwa promosi diri bukan ajang pamer dan sesumbar tentang kepandaian mereka melainkan dengan menunjukkan prestasi mereka secara tenang dan percaya diri. Wanita juga perlu berinisiatif untuk mendapatkan sebuah jabatan, bukan hanya menunggu untuk ditawari jabatan tersebut."


Hal Penting dalam Mempromosikan Diri dalam dunia Kerja

2. Promosi Diri

Catalyst, sebuah grup penelitian internasional, menemukan bahwa promosi diri merupakan kunci yang paling efektif dalam keberhasilan seorang wanita, tidak hanya dalam bisnis tetapi juga dalam kehidupan sosial dan percintaan. Wanita yang mampu menunjukkan keberhasilan dan prestasi kerja, akan lebih merasa puas terhadap karir dan mempunyai gaji yang lebih besar daripada mereka yang tidak melakukannya.



3. Waktu yang Tepat

Kate Grussing, managing director dari Sapphire Partners, sebuah konsultan untuk mempekerjakan dan mempromosikan pekerja wanita eksekutif, memberikan tips untuk mempromosikan diri di tempat kerja. Pertama dan yang terpenting adalah sabar dan menunggu waktu yang tepat. Untuk mencapai sebuah prestasi, Anda dituntut memiliki ketahanan dan bekerja keras.



4. Menambah Kemampuan

Selain itu, Anda juga perlu menambah kemampuan Anda. Hal ini akan membantu Anda dalam memenuhi kualifikasi tertentu seperti misalnya mengambil kelas public speaking. Sehingga ketika Anda melakukan presentasi, Anda akan lebih terlihat mengagumkan.



5. Networking

Selanjutnya adalah networking. Sejak dulu, jaringan pertemanan diyakini menjadi kunci yang cukup efektif untuk meningkatkan karir seseorang. Karena dengan banyaknya jaringan pertemanan yang Anda miliki, akan membuka peluang untuk karir Anda di masa mendatang.



6. Berani

Tips berikutnya adalah tampil beda dan berani mengambil resiko. Kate memberikan contoh, seorang business woman dibalik brand Ultimo yang memproduksi pakaian dalam wanita, Michelle Mone. Ketika perusahaan ini hampir bangkrut, Michelle melakukan penyelamatan dengan cara yang cukup berani. Dia berusaha untuk menurunkan berat badan demi menjadi model untuk brandnya sendiri. Menurut Michelle, hal ini dilakukan agar konsumennya yang merupakan wanita biasa, merasa menjadi bagian dari brand ini, karena model brand tersebut bukan selebriti dengan tubuh yang bagus tetapi sesama wanita biasa.



7. Sukarela

Jadilah relawan untuk perkerjaan tertentu. Jangan menunggu agar terlibat dalam sebuah proyek, menawarkan diri untuk ikut terlibat juga bisa memberikan nilai plus untuk Anda, Selain itu, dengan menjadi relawan dapat membantu Anda dikenal banyak orang sehingga mereka menyadari keberadaan dan kemampuan Anda. Jadilah visible!



8. Fokus

Selanjutnya, jangan fokus pada kegagalan Anda, tetapi fokuslah pada kesuksesan Anda. Ketika gagal, Anda dituntut untuk memiliki ketahanan kerja yang tinggi sehingga tidak berhenti mencoba untuk terus maju. Di sisi lain, Anda harus cukup percaya diri bahwa Anda bisa mencapai sebuah prestasi kerja. Namun Daily Mail menegaskan jangan sampai timbul percaya diri yang berlebih karena hal tersebut justru bisa menghancurkan karir Anda.



9. Memiliki Mentor

Mencari mentor yang ahli di bidangnya demi promisi diri juga bisa dilakukan. Dengan adanya mentor, Anda bisa mengasah kemampuan Anda dan bertukar pikiran sehingga Anda mempunyai kualifikasi yang lebih tinggi dari sebelumnya.



10. Dress to Impress

Sebagai wanita karir yang sadar fashion, Anda juga bisa memasukkan unsur outfit dalam keberhasilan Anda. Dress to impress, memang cukup berpengaruh terhadap kesuksesan karena penampilan Anda yang menarik mampu meningkatkan performa Anda di hadapan banyak orang.


5 Trik Agar Tampil Menonjol di Kantor



Trik Agar Tampil Menonjol di Kantor. Orang-orang yang bisa sukses dalam kariernya, adalah mereka yang mau berusaha lebih keras agar terlihat menonjol di kantor. Kenaikan jabatan tidak hanya didapatkan dari kemampuan teknis dan akademis, tapi juga dari kebisaan membuat diri kita dikenal dan diperhatikan (dalam artian positif) di lingkungan kerja.



Ini dia lima tips agar diperhatikan dan menonjol di kantor, yang bisa membuat karier semakin menanjak, seperti dikutip dari Times of India.


Agar Tampil Menonjol di Kantor

1. Jangan Menunggu Hingga Disuruh

Seringnya, karyawan hanya mengerjakan apa yang diminta atasan. Padahal salah satu poin penting yang membuat Anda menonjol di lingkungan kerja, adalah kemauan mengambil inisiatif dan melakukan hal-hal kecil yang berpengaruh positif pada kemajuan kerja tim tanpa harus diperintah atasan. Dengan begitu, Anda akan lebih diperhatikan atasan dan rekan kerja.



2. Jangan Diam

Ketika ada meeting antar karyawan maupun antar divisi, usahakan untuk aktif berbicara, jangan banyak berdiam diri. Pertemuan dengan atasan memang kadang bersuasana tegang, menguras energi atau bahkan membosankan. Dalam situasi itu, karyawan biasanya memilih sibuk sendiri dengan ponselnya atau duduk di pojokan dekat pintu keluar. Itu menandakan Anda merasa cemas atau tidak ingin 'terlihat'.



Duduklah tegak dengan tubuh condong ke depan dan perhatikan apa yang didiskusikan saat meeting. Ucapkan pertanyaan dan kemukakan pendapat, tapi seperlunya saja, tidak berlebihan. Anda tentunya tak mau menjadi orang yang membuat jalannya meeting jadi lebih lama dengan perdebatan yang tak jelas poinnya. Jangan takut menyatakan ketidaksetujuan, tapi kemukakan dengan cerdas dan tidak mengait-kaitkan dengan masalah pribadi. Katakan dengan kalimat singkat yang tidak memicu argumen berkepanjangan.



3. Perhatikan Hal-hal Kecil

Meningkatkan reputasi pekerjaan di kantor bisa dimulai dari hal-hal kecil dan sederhana. Simpan semua kartu nama yang Anda peroleh dari klien atau kolega, nomor-nomor telepon penting, pulpen tertata rapi, kertas memo, serta kalender di meha. Dengan begitu, Anda akan siap dengan segala keperluan mendesak. Catat semua rencana dan kegiatan selama seminggu ke depan di kalender, notes atau reminder di ponsel agar tidak lupa dan terlewat.



4. Banyak Baca Buku

Saat ini, internet memang menjadi sumber paling cepat dan efektif dalam pencarian segala informas, namun tidak semuanya dapat dipercaya. Buku, tetap menjadi jendela informasi terbaik. Perdalam pengetahuan dan luaskan wawasan Anda dengan banyak membaca buku. Simpan referensi-referensi buku yang berkaitan dengan bidang pekerjaan Anda, kamus, buku ensiklopedi dan jurnal-jurnal di meja atau laci kerja. Tapi jangan hanya dijadikan pajangan, baca selagi Anda punya waktu luang di jam kerja.



5. Kenal Semua Staf Karyawan

Bersikap baiklah dan hormati semua staf karyawan; bukan hanya sesama rekan kerja, tapi juga cleaning service, office boy, security atau mungkin penjaga lift. Jangan meremehkan pekerjaan mereka, biar bagaimanapun, peran mereka juga penting dalam melancarkan aktivitas Anda di kantor. Ingatlah nama mereka dan tersenyumlah saat berpapasan. Selalu ucapkan 'tolong', 'terima kasih' saat dan setelah meminta bantuan dan jangan pernah berbicara dengan nada tinggi kepada mereka. Hargailah orang lain, maka Anda juga akan mendapat perlakuan yang sama.


5 Trik Agar Pekerjaan Tidak Membosankan



Trik Agar Pekerjaan Tidak Membosankan. Mengerjakan rutinitas yang sama setiap hari dapat menimbulkan kebosanan. Kebosanan terjadi karena Anda sudah mulai merasa pekerjaan monoton. Hal ini dapat berpengaruh buruk pada produktivitas pekerjaan.



Bagaimanapun juga, profesionalisme harus Anda tunjukkan dalam keadaan apapun. Jika rasa jenuh sudah sangat mendera, ikuti tips berikut ini seperti dikutip dari Economic Times.



1. Pindah Divisi

Carilah kegiatan baru di dalam atau luar kantor yang menantang Anda. Misalkan Anda bisa mengikuti seminar-seminar. Bisa juga Anda meminta untuk dipindahkan ke divisi lain jika memungkinkan. Bertemu dengan orang-orang baru dapat menyegarkan pikiran Anda.


Trik Agar Pekerjaan Tidak Membosankan

2. Manajemen Emosi

Anda mulai merasa pekerjaan sebagai suatu hal yang monoton, mungkin karena Anda terlalu cemas dan panik akan pekerjaan tersebut. Sehingga di mana pun Anda berada, Anda memikirkan banyak deadline. Jadi, pastikan ketika Anda sudah pulang ke rumah, tidak lagi memikirkan pekerjaan, apalagi pekerjaan sampai dibawa pulang. Begitu pun saat akhir pekan, manfaatkanlah waktu libur Anda sebaik-baiknya untuk menyenangkan diri Anda.



3. Browsing Internet

'Everyday is a new day', itulah ungkapan yang sering terlontar. Sehingga, untuk memecahkan kejenuhan dengan pekerjaan, setiap harinya Anda harus meneliti hal-hal baru yang bisa diaplikasikan pada pekerjaan. Entah itu browsing internet dengan mencari modul-modul atau membaca buku-buku bermanfaat.



4. Bersosialisasi

Pekerjaan menjadi sangat monoton, mungkin karena Anda hanya duduk seharian menatap komputer tanpa bersosialisasi. Berinteraksi dengan karyawan lainnya dapat memecahkan rutinitas harian Anda. Berbagi cerita menarik dan ide-ide dengan orang lain dapat menyegarkan pikiran Anda.



5. Cuti

Dengan mengambil waktu libur panjang, Anda dapat menyegarkan diri dan menghindari dari rasa jenuh. Pastikan mengambil cuti setiap tahunnya agar terhindar dari pekerjaan yang terasa monoton.


9 Hal yang Harus Diterapkan untuk Kesuksesan Karir



Hal yang Harus Diterapkan untuk Kesuksesan Karir. Kesuksesan dalam karir, bukanlah sesuatu yang bisa didapatkan dalam waktu singkat dan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu ketekunan, ketelatenan dan dedikasi tinggi terhadap pekerjaan. Selain itu, masih ada sembilan hal lagi yang perlu Anda terapkan agar karir semakin cemerlang dan mengantar Anda menjadi orang yang lebih berkualitas. Simak tipsnya berikut ini.



1. Berani bicara

Seperti dilansir She Knows, berani mengutarakan ide atau kritik di kantor perlu dilakukan. Jangan takut Anda tidak didengar. Terkadang Anda harus lebih keras dan sering dalam menyuarakan suatu hal agar mendapatkan sebuah respon. Namun jangan selalu melontarkan komplain setiap waktu, Anda bisa dicap tukang mengeluh. Hanya bersuara jika ada kebijakan atau peraturan kantor yang sekiranya akan sangat merugikan Anda.


Tips Agar Sukses Berkarir

2. Menimba Ilmu dari Senior

Pilihlah panutan di bidang profesi Anda yang bisa dijadikan contoh. Cari tahu tentang tantangan untuk mencapai keberhasilan dari pengalaman mereka, dengan begitu Anda akan mendapatkan pencerahan dan pembelajaran.



3. Berpartisipasi Dalam Proyek Penting

Jangan ragu untuk mengikutsertakan diri dalam proyek-proyek penting. Jika Anda aktif dalam pekerjaan, maka Anda akan lebih dikenal dan dipandang oleh rekan kerja lainnya.



4. Percaya Diri

Anda harus merasa nyaman dengan diri sendiri dan terus mengembangkan keahlian Anda. Dengan memiliki sikap percaya diri, Anda akan lebih siap untuk menerima tantangan kerja.



5. Tak Mudah Putus Asa

Kegagalan dan kemunduran prestasi dalam dunia kerja merupakan hal yang wajar. Jangan pernah putus asa karena hal itu. Jadikan kegagalan sebagai tantangan untuk kesuksesan yang lebih besar dan terus gali potensi diri.



6. Tetapkan Target

Lakukan tugas-tugas yang membawa keuntungan untuk perusahaan dan tingkatkan efisiensi di tempat kerja. Susunlah target harian, mingguan, bulanan dan tahunan untuk karir dan pekerjaan Anda. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah menentukan tujuan dan menggapainya. Kalaupun ada target-target yang tidak tercapai, jangan berkecil hati. Toh ini hanya perencanaan target, dan bisa Anda penuhi di tahun berikutnya dengan lebih serius.



7. Hindari Gosip

Menurut Rachel Weingarten, penulis buku 'Career and Corporate Cool: How to Look, Dress and Act the Part at Every Stage of Your Career' seperti dikutip dari Shine, hobi bergosip ternyata berisiko besar membuat karir Anda hancur.



Pertama, reputasi Anda menjadi buruk. Mendapat cap sebagai tukang gosip akan menjatuhkan citra anda di depan orang lain, dan akan berakibat buruk bagi perkembangan karier Anda. Selanjutnya secara otomatis, rekan kerja akan menjauh. Kepercayaan mereka terhadap Anda akan luntur. Setelah itu, ritme dan produktivitas Anda mulai terganggu. Tidak perlu waktu lama bagi atasan untuk melihat sesuatu yang salah pada diri Anda.



8. Tenang Menghadapi Masalah

Terkadang masalah kecil bisa membuat Anda panik. Belajarlah untuk bersikap lebih tenang, dengan begitu Anda lebih bisa mengatasi setiap masalah meskipun yang berat sekalipun.



9. Mau Membantu Rekan Kerja

Jangan ragu untuk selalu bersedia membantu pekerjaan karyawan lainnya. Tapi ingat, hanya sekedar membantu bukan bertanggung jawab sepenuhnya. Anda tetap harus fokus terhadap pekerjaan inti Anda. Sikap ini bagus untuk karir Anda. Atasan Anda akan melihat bahwa Anda dapat bekerja dalam tim.


5 Karakter Orang yang Sukses



Karakter Orang yang Sukses. Setiap orang pasti mendambakan kesuksesan dalam hidupnya. Banyak kisah sukses yang kita dengar, hampir semuanya menceritakan perjalanan yang berbeda. Mulai dari keteguhan usaha, faktor kesempatan yang datang begitu saja, kebetulan, hingga ketidaksengajaan.



Terlepas dari semua itu, kesuksesan seseorang tidak pernah ada yang murni kebetulan. Tiap orang memiliki karakter maupun kebiasaan yang membantunya. Ada hal-hal yang juga bisa dipelajari maupun diajarkan. Jadi, sukses bukan hanya takdir semata, namun ditunjang dengan usaha.


Karakter Orang yang Sukses

Dilansir oleh Bnet, ada 5 atribut kesuksesan yang dimiliki oleh nama-nama besar yang bisa menjadi inspirasi.



1. Oportunis

Hal ini berarti mampu memanfaatkan situasi dan kesempatan yang ada semaksimal mungkin. Termasuk niat keras untuk memulai usaha, mengambil keputusan dengan cepat dan siap menerima risiko tanpa terlalu lama mempertimbangkan hasil akhir. Sukses juga tidak terlepas dari proses dan kegagalan (trial & error). Hal ini menjadi pola pikir mendasar dari para pengusaha.



2. Keahlian Komunikasi

Bukan kemampuan bersosialisasi modern ala twitter dan facebook seperti yang Anda pikirkan, namun networking tradisional. Kemampuan membuka obrolan yang menyenangkan dengan calon klien, membina hubungan baik dan terus menjalin hubungan meskipun bisnis telah selesai. Anda tidak pernah tahu 'pintu' apa yang terbuka untuk Anda dari mulut ke mulut.



3. Saya Bisa!

Anda boleh saja disuguhkan segala kesempatan usaha di depan mata, namun jika Anda seorang yang serba negatif, takut memulai sesuatu dengan terlalu banyak pertimbangan dan akhirnya melewatkan kesempatan yang datang, mereka akan bosan datang kepada Anda. Jadi, jangan selalu mempertanyakan apa yang salah dengan usaha yang telah dilakukan, namun mulailah mengubah sikap Anda yang selalu negatif.



4. Orisinil & Terbuka

Beberapa orang terlalu berlebihan dalam menjelaskan diri maupun usahanya. Semua dibumbui dan dipermanis terlalu banyak, hingga kepuasan klien ternyata tidak sesuai ekspektasi. Terus perbaiki kualitas diri dan terbuka akan saran-saran yang diberikan orang lain. Anda akan semakin disukai banyak orang karena dinilai tidak sombong dan mau mendengarkan.



5. Selalu Mencari Tahu

Terkesan sepele namun karakter ini berperan besar dalam kesuksesan seseorang. Selalu mencari tahu problem dan solusi, belajar dari kasus yang sudah ada, membuka mata dan telinga besar-besar akan perkembangan informasi terkini akan mendorong seseorang untuk bergerak lebih mantap dan hati-hati. Karakter ini juga mendorong seseorang untuk terus berusaha hingga mendapatkan apa yang diinginkan.


Konsolidasi Keuangan di Awal Tahun



Konsolidasi Keuangan di Awal Tahun. Tahun 2013 baru berjalan beberaoa hari yang lalu. Situasi ekonomi global makin tak menentu. Pulihnya Eropa makin jauh dari harapan. Sementara itu, ancaman konflik Iran dan Amerika makin dekat dan bisa membuat harga minyak tak terkendali.



Tetapi biarlah itu jadi urusan para pengamat, pengelola dana swasta, atau pemerintah. Kita lebih baik memperkuat keuangan agar tidak gagap menghadapi situasi yang tidak menentu.



Beres-beres utang

Beragam literatur dan penerbitan merekomendasikan kita berbenah dengan utang di awal tahun. Masuk akal, sebab dengan memberesi utang, kita tahu secara riil kemampuan keuangan yang ada di kantong. Jangan sampai seolah-olah punya banyak uang padahal tiap bulan tagihan membanjir.


Konsolidasi Keuangan di Awal Tahun

Jangan pernah merasa tidak mampu melunasi utang kartu kredit yang biasanya digunakan untuk membeli barang-barang konsumsi. Baik telepon maupun makan di restoran. Bagaimana dengan utang rumah? Biarkan saja seperti sebelumnya. Terlalu berat untuk dilunasi. Apalagi, rumah biasanya jadi aset yang nilainya selalu lebih tinggi dari inflasi.



Siapkan rancangan pengeluaran

Bagi yang sudah memiliki anak atau masih sekolah, jangan lupa: pertengahan tahun adalah waktunya daftar ulang. Butuh biaya bukan hanya untuk urusan administrasi sekolah, tapi juga keperluan lain seperti buku. Karena itu, rancangan anggaran tetap dan tidak tetap (misalnya dibayar sekali atau dua kali dalam setahun) harus disiapkan.



Kebutuhan sekolah, pajak kendaraan, dan lain-lain yang dibayar sekali atau dua kali setahun terkadang luput dari perencanaan anggaran. Bisa karena dianggap remeh, bisa pula karena adanya kebutuhan di luar perencanaan. Apalagi jika masih ada utang konsumtif lewat kartu kredit misalnya, tentu sangat mengganggu.



Bersikap tega dengan pendapatan

Sekadar berbagi cerita. Seorang teman, bujangan, gajinya di atas Rp 6 juta per bulan. Hidup sendiri. Tapi setiap bulan dia tak pernah punya dana lebih. Kalau ditanya gajinya digunakan untuk apa, dia tidak bisa menjawab. Yang pasti, asetnya tetap satu sepeda motor.



Belakangan dia sadar perlunya tabungan lantaran terpikir untuk menikah. Akhirnya, dia mulai berhitung dengan pengeluaran. Dengan cara yang tega, dia memangkas 20 persen gajinya tiap bulan di muka, dan mengirimnya ke rekening khusus. Hanya sisanya yang dibelanjakan. Inilah yang dimaksud memisahkan rekening: konsumsi dan investasi. Bagian konsumsi dibelanjakan, dan investasi ditanamkan dalam bentuk emas batangan, saham, atau lainnya. Konsumsi aman, aset pun terjaga.



Pilih: investasi atau lindung nilai

Lebih mudah mengukur keinginan kita dengan menghitung ekspektasi atau harapan. Misalnya, uang yang disimpan pada rekening khusus tadi, diharapkan nilainya kelak minimal tidak berubah dengan sekarang. Kalau sekarang bisa beli motor, yang akan datang juga setara dengan harga motor. Syukurlah kalau bisa tambah sepeda.



Jika itu yang diinginkan, gunakan asumsi lindung nilai. Berarti, ditempatkan pada instrumen yang teruji memberikan tingkat pengembalian minimal di atas inflasi dan stabil. Misalnya, emas atau deposito. Tapi kalau diniatkan investasi, tentu harapannya dapat kelebihan besar. Maka hukum investasi belaku: ada risiko besar siap menerkam. Instrumennya bisa valuta asing atau saham.



Terakhir, semuanya sangat tergantung konsistensi melaksanakan dan menentukan pilihan. Mau jadi raja sehari atau bahagia seumur hidup. Sebab, “Kebahagiaan itu bukan sesuatu yang tinggal dinikmati. Kebahagiaan datang dari yang kita lakukan,” kata Dalai Lama  XIV.


Memilih Investasi di Saat Krisis



Memilih Investasi di Saat Krisis. Krisis di depan mata. Perkiraan Bank Indonesia, imbas tahun depan krisis global akan makin terasa. Apalagi sekarang, sudah US$ 4,7 miliar dana asing ditarik keluar.



Setelah lewat saluran pasar keuangan, krisis biasanya akan masuk lewat saluran sektor riil. Lemahnya daya beli di negara mitra dagang Indonesia membuat ekspor kita mengalami hambatan. Berarti, Indonesia sedang menanti datangnya efek negatif lebih dalam dari krisis yang sedang terjadi di kawasan global.


Memilih Investasi

Bagaimana menyikapinya?

Ada nasihat klasik yang tak ada ruginya jika dijalankan. Yakni, sikapi situasi dengan tenang. Mulailah menghitung langkah apa yang harus dilakukan dengan tepat. Yang terpenting, amankan nilai aset atau uang dalam genggaman sekarang.



Persiapan diawali dengan mulai menghitung nilai uang sekarang (present value) dan nilai uang akan datang (future value), yang sudah menjadi rumus umum. Simulasinya seperti ini:



Asumsikan saat ini ada uang lebih di tabungan sebesar Rp 5.000.000. Katakanlah inflasi tahun depan sama dengan tahun ini yaitu 6 persen (0,06).  Jika tidak diinvestasikan, tahun depan nilai dana tersebut setara dengan nominal uang sekarang dikurangi nilai inflasi. Hasilnya adalah Rp 4.700.000.



Seandainya diinvestasikan, pertama-tama yang harus dihitung adalah nilai uang sekarang yang dipengaruhi oleh suku bunga, atau bahasa lainnya biaya memegang uang. Katakanlah suku bunga yang ditawarkan atau berlaku 10 persen.



Nilai uang sekarang atau yang biasa disebut present value adalah nominal uang sekarang atau Rp 5.000.000 dibagi dengan 1,1 (1 ditambah suku bunga:  0,1). Hasilnya: Rp 4.454.455. Sedangkan untuk mencari nilai mendatang atau future value, maka present value dikali dengan 1,1. Hasilnya, Rp 5.000.000, walaupun secara nominal besarnya lebih dari itu.



Suku bunga hasil simulasi ini (silakan coba-coba) bisa digunakan sebagai patokan dalam memilih instrument investasi. Intinya, suku bunga yang ditawarkan harus lebih dari suku bunga patokan tersebut. Mari lihat sejumlah instrumennya:



Saham

Instrumen yang satu ini biasanya langsung terimbas negatif jika ada krisis. Pada akhir perdagangan periode 2008 ketika krisis keuangan mencapai puncaknya, indeks harga saham gabungan terkoreksi mencapai 51 persen. Seandainya punya nyali bermain di instrumen ini, sebaiknya diperhatikan sektor-sektor yang memiliki daya tahan lumayan kuat.



Saat ini, industri dengan orientasi domestik cukup kokoh dibandingkan industri lainnya. Sebagai contoh, peternakan, bank, asuransi, rumah tangga, dan pertanian. Sehingga, imbas krisisnya kemungkinan kecil dan yang penting cepat pulih. Namun, industri yang berbasis ekspor seperti pertambangan, sangat rentan mengingat rasio ekspornya sangat tinggi.



Surat utang

Instrumen ini juga layak diperhatikan. Biasanya, pemerintah menerbitkan surat utang untuk menutup kebutuhan kas jangka pendek, membiayai defisit anggaran, atau untuk mengelola portofolio utang negara. Agar menarik, suku bunga yang ditawarkan di atas suku bunga yang berlaku. Investasi ini bebas risiko gagal bayar lantaran penerbitnya adalah negara. Pada tahun 2008, di tengah krisis itu, imbal hasil yang ditawarkan rata-rata di atas 10 persen. Lumayan.



Reksadana

Sebegai instrument moneter, senjata ampuh yang digunakan Bank Indonesia untuk menghadapi tekanan adalah suku bunga. Indikator ini perlu diintip karena potensial memberikan keuntungan melalui reksadana yang ditempatkan di pasar uang.



Emas

Secara agregat tahunan, betul emas memberikan nilai lebih. Walau relatif tahan terhadap gejolak, tingkat keuntungannya tak selalu sesuai harapan. Belajar dari tahun 2008 yang agak mirip dengan sekarang, harga emas di pasar internasional yang dilansir Kitco,  pada tahun itu naik 42 persen (patokan harga awal Januari) dibandingkan tahun sebelumnya. Namun kalau beli Desember 2007 dan jual Desember 2008, nilai lebihnya hanya 5 persen, dari USD 829,00 per troy ounce (sekitar 31 gram) jadi USD 869,75.



Dan pada Januari 2009, turun 0,4 persen dibanding periode sama sebelumnya, atau dari USD 923,25 menjadi USD 919,50. Sementara Desember ke Desember naik 25 persen. Karena itu, agar tetap dapat untung maksimal, perhatikan waktu antara membeli dan rencana menjual.



Hal penting lainnya, jangan tempatkan dana pada satu instrumen investasi seperti menyimpan telur dalam satu keranjang. Sekali jatuh, pecah semua. Sebaiknya tempatkan dana pada beberapa instrumen agar aman atau tidak pada satu emiten di bursa saham.



Perlu juga digunakan patokan besaran dana yang diinvestasikan pada satu instrumen. Dengan nilai “X” rupiah yang dipatok untuk belanja investasi, misalnya pada saham, berarti membeli sedikit di saat naik dan membeli banyak di saat turun. Jangan mudah tergiur.



Namun pada akhirnya, putuskan yang nyaman dan aman bagi Anda.



sumber yahoo.com


10 Tanda Anda Harus Pindah Kerja




Tanda Anda Harus Pindah Kerja. Rata-rata jam kerja pegawai kantoran adalah 8 hingga 9 jam. Artinya, setiap hari, Anda menghabiskan sepertiga hidup Anda di kantor. Sia-sia sekali rasanya jika waktu sebanyak ini dihabiskan dengan mengeluh dan berbagai hal lain yang membuat Anda tak bahagia. Mungkin sudah saatnya Anda mengundurkan diri dan pindah kerja ke perusahaan lain, atau jadi pengusaha?



Jika Anda mengalami 10 hal berikut ini, tandanya Anda memang harus segera mengucap selamat tinggal pada rekan kerja.


Pindah Kerja

1. Anda begitu membenci hari Senin

Merasa sedih saat weekend berakhir dan Senin kembali datang itu hal yang wajar. Tapi jika Anda membayangkan masuk kantor, bekerja, bertemu bos, bertemu rekan kerja, dan semua yang akan terjadi hari Senin, lalu Anda merasa muak, takut, bahkan stres, artinya Anda memang tak ingin berada di sana. Mungkin Anda hanya bertahan hanya demi punya pekerjaan? Tapi untuk apa menyiksa diri dan menghabiskan sepertiga hidup Anda di tempat yang Anda benci, sementara banyak orang lainnya yang menikmati pekerjaan mereka?



2. Anda bekerja tak dengan hati

Pekerjaan yang ideal adalah saat kita mengerjakan apa yang kita cintai. Memang tak semua orang seberuntung itu, tapi jika Anda mencintai pekerjaan Anda, melakukan aktivitas sehari-hari di kantor pun tak akan terasa berat. Bahkan jika pekerjaan Anda berat, Anda masih bisa bersenang-senang di kantor. Namun jika Anda mulai merasa terpaksa, atau bahkan benci, mengerjakan tugas di kantor, sampai Anda mencari-cari alasan untuk tak masuk kantor, untuk apa dilanjutkan?



3. Hubungan dengan bos tidak baik

Bos galak itu biasa. Yang harus diwaspadai adalah jika hubungan Anda dengan bos lebih buruk dibanding hubungan bos dengan rekan-rekan kerja Anda. Merupakan pertanda buruk pula jika Anda sampai harus menyelesaikan masalah Anda dengan bos lewat atasan bos Anda, atau lewat departemen SDM (HRD).



4. Kemampuan Anda tak dianggap

Anda lulusan S2 manajemen, namun di kantor ini Anda hanya diberi tugas mengerjakan hal-hal remeh. Berkali-kali Anda meminta naik jabatan atau diberi tanggung jawab lebih, namun permohonan itu tak pernah digubris. Jangan sia-siakan bakat dan potensi Anda untuk perusahaan yang tak menghargainya.



5. Masa depan perusahaan Anda tak jelas

Perusahaan Anda terlilit utang, beberapa departemen ditutup, sejumlah besar karyawan diberhentikan, gaji sudah tak dibayarkan selama dua bulan. Jika perusahaan diibaratkan perahu, segeralah Anda menyelamatkan diri sebelum ikut tenggelam.



6. Prinsip Anda dan perusahaan tak sejalan

Anda adalah orang yang sangat mencintai lingkungan, namun Anda bekerja di perusahaan yang dikenal suka mencemari lingkungan. Awalnya mungkin Anda masih bisa berkompromi, tapi jika hal ini tetap mengganggu Anda dan bahkan membuat Anda stres, carilah perusahaan lain yang sejalan dengan prinsip Anda.



7. Gaji Anda tak memadai

Biasanya fresh graduate alias yang baru lulus kuliah dan memiliki nol pengalaman masih mau menerima pekerjaan dengan gaji di bawah standar. Tapi itu pun seharusnya disertai catatan bahwa dalam setahun atau dua tahun akan ada kenaikan gaji. Jika usia Anda sudah lebih dari 27 tahun dan Anda masih digaji di bawah standar, padahal pekerjaan yang sama di perusahaan lain gajinya berkali lipat, saatnya Anda cari kesempatan lain. Tentu saja ini berlaku jika permintaan Anda untuk naik gaji tak pernah digubris.



8. Anda tak suka rekan-rekan kerja Anda

Pekerjaan yang berat akan terasa ringan dan menyenangkan jika dikerjakan bersama orang-orang yang Anda cintai. Bahkan rekan-rekan kerja bisa jadi alasan kita untuk bersemangat berangkat kerja di hari Senin. Tapi jika Anda tak punya teman dekat di kantor, atau sama sekali tak bergaul dengan mereka karena merasa tak cocok, makan siang selalu sendiri, rekan-rekan kerja memperlakukan Anda dengan tidak baik, dan Anda sering terlibat pertengkaran dengan rekan kerja, saatnya ucapkan selamat tinggal pada mereka.



9. Anda makan gaji buta

Yang Anda lakukan di kantor sebagian besar adalah browsing di internet yang tak berhubungan dengan pekerjaan, lalu nongkrong, lalu ngobrol-ngobrol dengan rekan kerja, dan tak mengerjakan apapun. Enak memang, karena Anda tetap digaji meskipun Anda tak berkontribusi. Tapi ini artinya Anda "tak dianggap" oleh perusahaan. Anda produktif atau tidak, perusahaan tak peduli. Bahkan mungkin Anda tak masuk kantor pun tak ada pengaruhnya bagi keseluruhan alur kerja perusahaan. Waspadalah, bisa-bisa Anda didepak dari perusahaan karena larut dalam perilaku "makan gaji buta" ini.



10. Anda masih mencari-cari lowongan pekerjaan di tempat lain

Tak ada salahnya mencari tahu peluang dan kesempatan apa yang ada di luar sana. Namun jika sebagian besar waktu Anda dihabiskan dengan mencari lowongan kerja di internet, atau setiap bertemu teman Anda selalu berkata, "Ada lowongan nggak, di kantormu?", artinya Anda memang benar-benar ingin keluar dari perusahaan Anda. Ikutilah kata hati itu.



Tips Sukses Berbisnis Busana Muslim



Tips Sukses Berbisnis Busana Muslim. Busana Muslim kini menjadi industri yang cukup menggiurkan. Dengan pasar yang besar di negeri kita, bisnis busana Muslim boleh jadi sangat menjanjikan. Namun, tentu saja tidak mudah untuk memenangi persaingan. Terlebih saat ini banyak juga pelaku usaha yang melirik bisnis serupa.



Anda juga berminat untuk memulai bisnis serupa? Ada sejumlah kiat dari pemilik butik dan desainer yang telah berpengalaman menerjuni usaha serupa. Seperti pemilik butik Hijab House, Tarik Haoucar, yang punya kiat sederhana untuk memulai bisnisnya itu. Dia mengatakan, usahanya ini berawal dari bisnis secara online. Ia pun mengembangkan usaha itu dengan membuka butik pada 2010 di Sydney, Australia.


Busana Muslim

Hasilnya, butik miliknya menjadi rujukan kalangan Muslimah Australia dan dunia untuk mencari busana yang diinginkan."Kini, remaja Muslim tak lagi malu menggunakan busana Muslim. Kecenderungan ini tentu berdampak bagus bagi industri fesyen Islami di Australia," kata dia.



Lain lagi dengan Dian Pelangi. Desainer muda yang punya ciri khas kain tye dye ini memilih untuk tidak melakukan penjualan secara online. Sosial media, baik blog pribadi atau situs khusus www.dianpelangi.com hanya digunakan untuk media promosi. Strategi ini dipakai agar peluang pembajakan semakin kecil dan karyanya menjadi lebih eksklusif.



Jika ingin mencari produknya, Dian mempersilakan para peminat untuk datang ke butiknya yang tersebar di Jakarta, Pekalongan, Palembang, Aceh, Medan, Makassar, dan Bandung. “Kita sedang proses untuk bisa buka butik di Malaysia, semoga cepat dibuka,” ujarnya memberikan bocoran.



Untuk mereka yang mau mencoba menggeluti bisnis yang sama, Dian menyarankan untuk terlebih dahulu menetapkan signature style yang ingin diusung. Karakter yang kuat akan membuat produk tampak berbeda dengan yang sudah ada. Selain berbeda, pengetahuan akan konsep juga harus diperkuat. Seperti halnya label DP yang suka bermain-main dengan warna, maka pengetahuan yang berkaitan dengan warna pun harus terus digali. Dengan begitu, kata Dian, karya kita akan terus berkembang dan tetap dicari orang.


5 Cara Mengubah Karir Di Usia Muda



Cara Mengubah Karir Di Usia Muda. Ketika memiliki pekerjaan pertama kali, mungkin pada awalnya Anda merasa sangat senang dan berpikir tugas yang dikerjaan sesuai dengan keinginan Anda. Namun, seiring berjalannya waktu, Anda ingin mendapatkan tantangan lebih dan merasa kurang puas di kerjaan tersebut.



Jika Anda adalah salah satu dari banyak orang yang belum begitu yakin tentang karir yang dipilih, jangan khawatir karena Anda belum terlambat. Anda masih muda dan memiliki banyak waktu untuk mengubah karir. Anda juga masih bisa berjuang untuk mencapai karir atau cita-cita yang ingin dicapai selama ini. Seperti dikutip dari How To Do Things, terdapat lima cara yang bisa lakukan untuk mengubah karir di usia 20-an:


Karir

1. Menilai Diri Sendiri

Pertama-tama yang harus Anda lakukan ketika Anda berada dalam situasi seperti ini yaitu dengan menilai diri sendiri. Pikirkan sebenarnya hal apa yang membuat Anda merasa tidak suka dan nyaman berkarir di tempat Anda bekerja saat ini. Ada baiknya jika Anda menulis positif dan negatifnya dari situasi yang Anda hadapi. Hal tersebut untuk mempermudah Anda memutuskan apa yang Anda inginkan secara tepat.



2. Rencanakan Karir yang Baru

Jika Anda benar-benar memutuskan untuk mengubah jalur karir Anda, sekarang saatnya untuk merencanakan langkah atau tindakan Anda untuk karir yang baru. Tanyakan pada diri sendiri pekerjaan apa yang cocok dan sesuai dengan keinginan. Anda bisa memulainya dengan membuat daftar beberapa hal yang Anda sukai. Tuliskanlah beberapa bidang karir yang ingin Anda coba.



3. Kunjungi atau Baca Buku dari Penasihat Karir

Penasihat karir di Indonesia belum begitu populer, namun keberadaannya sudah cukup banyak. Anda bisa mengunjunginya saat si penasihat karir mengadakan seminar atau membaca buku-buku mereka yang dapat memotivasi Anda.



4. Lanjut Belajar

Dalam beberapa kasus, dengan mengubah karir mungkin Anda perlu untuk sekolah lagi agar mendapatkan bekal pendidikan yang cukup. Sehingga Anda dapat mempersiapkan diri untuk karir baru Anda. Ini mungkin memakan waktu beberapa minggu, bulan atau bahkan beberapa tahun untuk belajar, namun tidak ada salahnya demi karir yang Anda idamkan.



5. Tetapkan tujuan untuk Diri Sendiri

Sebaiknya Anda menuliskan daftar tujuan yang ingin dicapai dengan karir baru Anda. Hal-hal lain yang bisa Anda tulis yaitu mencakup jenis lingkungan kerja seperti apa yang diinginkan, kemudian berapa banyak pekerjaan yang harus Anda lakukan setiap minggunya, atau bahkan berapa banyak gaji yang Anda inginkan.



Setelah berpikir dan menilai hal-hal yang Anda inginkan dalam berkarir, Anda dapat mulai mencari pekerjaan yang sesuai. Ingatlah bahwa perubahan minat dan jalur karir merupakan hal yang wajar dan normal. Anda hanya harus menemukan apa yang menjadi keinganan dan cita-cita Anda.


Sulit Dapat Kerja? Ini Alasan & Cara Mengatasinya



Sulit Dapat Kerja? Ini Alasan & Cara Mengatasinya. Mengapa sampai sekarang ini saya belum mendapatkan pekerjaan? Pertanyaan tersebut mungkin selalu ada di benak para pencari kerja baik yang baru lulus atau sudah lama menganggur. Anda mungkin sudah memiliki kualifikasi yang tepat dengan karyawan yang sedang dicari, tapi mengapa belum juga mendapat panggilan tes atau wawancara kerja? Hal tersebut bisa terjadi karena kesalahpahaman atau kekurangan informasi antara si pelamar maupun tempat kerja yang membutuhkan.



Banyak syarat-syarat tak tertulis dalam melamar kerja yang perlu diketahui terlebih dulu sebelum mulai mengirimkan surat lamaran. Berdasarkan lansiran dari About, berikut beberapa hal yang membuat Anda sulit mendapatkan pekerjaan dan bagaimana cara mengatasinya.


Sulit Dapat Kerja

1. Cari Tahu Informasi Perusahaan

Seringkali orang melamar pekerjaan ke suatu perusahaan yang ternyata belum membuka lowongan, meskipun ada beberapa yang tetap mengambil dan menyimpan aplikasi yang dikirimkan. Namun, alangkah baiknya jika sebelum Anda melamar ke perusahaan tersebut, ketahui terlebih dahulu apakah perusahaan itu sedang membuka lowongan atau tidak. Dengan begitu, peluang surat lamaran Anda akan dibaca oleh HRD lebih besar.



2. Mendeskripsikan Diri dengan Baik

Sebagian orang kerap tidak dapat menjelaskan tentang dirinya sendiri dengan baik saat wawancara kerja secara langsung,tatap muka maupun via telepon. Maka sebaiknya Anda menjelaskan tentang diri sendiri dengan baik melalui surat lamaran yang akan dikirimkan. Hal tersebut untuk mendapatkan kesan pertama yang baik.



Jika memang perusahaan melakukan wawancara kerja melalui via telepon, pastikan Anda menggunakan etika berbicara melalui telepon dengan baik. Berbicaralah dengan jelas dan benar, usahakan jauh dari segala kebisingan yang ada di sekitar Anda. Apabila pewawancara tidak dapat mendapatkan perhatian penuh dari Anda, maka dia akan mengira Anda orang yang tidak bisa fokus. Sebelum melakukan tes tertulis atau wawancara, ada baiknya jika Anda mencari tahu terlebih dahulu informasi mengenai bagaimana cara penilaiannya, kemudian berapa lama waktu yang dibutuhkan dan seperti apa kira-kira pertanyaan yang akan diberikan.



3. Melamar Pekerjaan Sesuai Kemampuan

Tak sedikit orang melamar pekerjaan yang tidak sesuai dengan kemampuan atau bidangnya. Jika Anda termasuk orang yang demikian, sebaiknya hindari untuk melamar ke perusahaan dan meminta posisi kerja yang sudah jelas tidak Anda kuasai. Hal tersebut hanya akan membuang-buang waktu. Prioritaskan untuk melamar ke perusahaan yang cocok dengan kemampuan Anda dan bidang yang dikuasai.



4. Perlunya Keterampilan yang Beda

Keterampilan yang baru dan berbeda umumnya diperlukan di beberapa perusahaan sebagai nilai tambahan. Anda juga mungkin perlu keterampilan kerja yang lebih relevan untuk perusahaan tersebut. Pastikan juga pendidikan dan pengalaman Anda dalam menggunakan komputer dan sebagainya tersorot pada aplikasi Anda. Sehingga bisa menjadi pertimbangan oleh perusahaan yang dilamar.



5. Periksa Ulang

Sebelum mengirimkan CV dan surat lamaran, periksa terlebih dulu resume Anda dan jangan sampai ada yang salah tulis. Jika melamar pekerjaan melalui email atau situs lowongan kerja, Anda juga perlu periksa ulang data-data Anda di dalamnya. Jangan lupa terus mencari sumber baru untuk lowongan pekerjaan.


5 Tips Agar Kehidupan Kantor Tidak Membosankan



Tips Agar Kehidupan Kantor Tidak Membosankan. Mengingat keadaan ekonomi seperti sekarang ini, banyak karyawan yang menghabiskan waktu untuk lembur dan bekerja keras demi kehidupan yang lebih baik. Namun, merupakan hal yang penting untuk membentuk suatu keharmonisan antara kehidupan pribadi, sosial dan pekerjaan yang sehat dan seimbang.



Seperti dilansir Savvy Sugar, Anda harus dapat menyeimbangkan kehidupan pribadi, sosial dan pekerjaan Anda. Salah satunya dengan tidak membiarkan diri sendiri terlalu larut dalam pekerjaan dan melakukan sesuatu yang membuat kehidupan kantor lebih menyenangkan.


Tips Agar Kehidupan Kantor Tidak Membosankan

1. Tidak Meletakan Hp, Laptop dan Berkas Pekerjaan di Kamar Tidur

Saat di rumah, usahakan sebisa mungkin untuk menjauh dari segala macam tugas kantor. Pastikan juga untuk tidak meletakkan laptop, berkas pekerjaan dan ponsel Anda di kamar tidur. Karena nantinya dapat mengganggu waktu Anda bersama suami. Jadi usahakanlah untuk meletakannya di ruang kerja di rumah.



2. Temukan Kebahagiaan di Tempat Kerja

Jalinlah hubungan yang baik dan menyenangkan dengan rekan kerja. Tak ada salahnya untuk mengundang rekan kerja makan siang setiap seminggu sekali atau bisa juga menghabiskan waktu untuk jalan-jalan bersama setiap bulannya. Semakin baik hubungan dengan rekan kerja, semakin baik pula performa Anda di kantor.



3. Jalan-jalan Bersama Teman atau Kekasih

Jika Anda sudah terlalu mumet dan stres dengan pekerjaan di kantor, ada baiknya untuk mengambil waktu luang dan berjalan- jalan bersama teman atau kekasih Anda saat jam makan siang. Dengan begitu dapat membuat Anda rileks sejenak dan meningkatkan mood kembali.



4. Bicarakan Keluhan Anda

Apabila pekerjaan menumpuk dan secara fisik tidak mampu menyelesaikan semua tugas yang harus diselesaikan, sebaiknya jelaskan kepada atasan situasi yang dialami. Anda juga dapat meminta bantuan dari anggota tim lainnya yang mungkin dapat membantu. Dengan begitu manajer Anda kemungkinan sangat menyadari seberapa keras Anda telah bekerja dan dapat membantu menyusun rencana manajemen dengan waktu yang lebih baik.



5. Hadiahi Diri Anda

Setelah berusaha untuk fokus pada keseimbangan kehidupan kerja, jangan lupa untuk menghargai diri sendiri dengan merawat diri. Manjakan diri Anda dengan membeli bunga untuk diri sendiri atau melakukan manicure pedicure. Anda akan merasa bangga setiap kali melihat ke arah bunga-bunga atau kuku Anda dan termotivasi untuk menjaga kebiasaan baru Anda untuk hidup sehat dan seimbang.



Selengkapnya




Awas, Wanita Kerja Lembur Rawan Terkena Kanker Payudara



Wanita Kerja Lembur Rawan Terkena Kanker Payudara. Penelitian menunjukkan wanita yang mendapat giliran shift kerja malam atau lembur, berisiko mengalami cidera. Rupanya bukan hanya risiko keamanan saja yang bisa dialami wanita, kesehatan juga dapat berpengaruh.



Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Occupational and Environmental Medicine menunjukan bahwa wanita yang bekerja di malam hari cenderung berisiko terkena kanker payudara. Penelitian terbaru yang didukung Danish Cancer Society itu melibatkan 18.500 wanita yang bekerja di Angkatan Darat Denmark antara tahun 1964 dan 1999. Para peneliti berhasil menghubungi 210 dari total 218 wanita yang terkena kanker payudara peridoe 1990-2003 yang masih hidup.


Kanker Payudara

Dilansir oleh Daily Mail, penelitian tersebut memberikan peringatan bahwa risiko wanita terkena kanker karena bekerja di malam hari dapat mencapai 40 persen. Risiko akan semakin meningkat ketika seorang wanita harus bekerja di malam hari, dua kali dalam sepekan. Dibandingan dengan yang mendapat giliran jaga malam hanya sekali sepekan, wanita tersebut dua kali lebih berisiko terkena kanker payudara.



Apa yang menyebabkan bekerja di malam hari membuat wanita berisiko kena kanker? Para ahli percaya bahwa hormon dalam tubuh yang memiliki potensi untuk melawan sel tumor fungsinya menjadi terganggu karena paparan cahaya sepanjang malam ketika bekerja. Meningkatnya risiko kanker payudara itu juga terjadi karena terganggunya waktu istirahat atau jam tidur tubuh dan produksi hormon.



Sedangkan peneliti Johnni Hansen mengatakan bahwa bekerja dua malam selama sepekan tidak cukup untuk mengganggu jam tidur. Namun, jika hal ini terus menerus dilakukan selama bertahun-tahun, risikonya dapat mengganggu ritme tubuh dan pola tidur.



Para peneliti juga menemukan adanya kadar rendah melatonin pada orang-orang yang bekerja dan terpapar cahaya saat malam dapat meningkatkan pertumbuhan tumor. "Mungkin jam kerja malam bukan merupakan satu-satunya penyebab. Tapi, kerja di malam hari dapat meningkatkan kemungkinan gaya hidup yang berisiko, seperti kurangnya berolahraga," ujar Dr Rachel Greig, dari charity Breakthrough Breast Cancer.



Ia pun menyarankan agar para wanita mulai saat ini mengurangi konsumsi minuman beralkohol, rutin berolahraga, dan menjaga pola makan mereka untuk dapat mengurangi risiko kanker payudara.




Ayah Lebih Dermawan ke Anak Soal Uang di Banding Ibu



Ayah Lebih Dermawan ke Anak Soal Uang di Banding Ibu. Siapa yang paling sering memberikan anak uang? Riset terbaru membuktikan, dibanding ibu, ayah lebih dermawan, tak segan membuka dompetnya untuk anak.



Riset diadakan oleh Ameriprise Financial dengan melibatkan 1.006 responden yang lahir setelah perang dunia ke-2. Penelitian itu menunjukkan, 93% orangtua berusia 50-70 tahun berkontribusi besar dalam masalah keuangan anaknya.



Penelitian juga mengungkapkan, dalam urusan membantu anak soal uang, ayah lebih berperan. 58% ayah membantu anaknya ketika punya masalah keuangan dan ibu hanya 48%.


Ayah

"Angka itu menunjukkan, ayah lebih sering membantu anaknya untuk membeli mobil atau membayar asuransi mobil. Sepertinya para ayah ini belajar atau berkaca pada orangtua mereka dulu yang juga suka membantu anaknya untuk membeli hal serupa," ujar petinggi Ameriprise Financial, Suzanna de Baca, seperti dikutip Daily Mail.



Hanya saja meski tidak sesering ayah dalam memberikan uang, justru para ibulah (63) yang lebih peduli untuk membicarakan situasi keuangan dengan anak mereka. Pada anak yang mana ibu merasa nyaman mendiskusikan masalah keuangan? 65% responden menjawab mereka lebih nyaman bicara dengan anak perempuan.



Ibu juga yang lebih peduli untuk membicarakan berbagai urusan keluarga. Misalnya saja masalah keuangan, kesehatan, isu keluarga dan sebagainya. Ibu pun lebih peduli pada masalah-masalah kenaikan biaya berobat atau kesehatan dan dampaknya pada uan pensiun yang harus dikumpulkan.



Menurut Suzanna apa yang dilakukan para ibu dalam risetnya ini memang tepat dilakukan. Berbicara pada anggota keluarga tentang masalah keuangan penting dilakoni agar semuanya transparan.



"Dengan secara teratur bicara terbuka dengan pasangan, begitu juga keluarga lainnya bisa membantu Anda mengambil keputusan yang tepat, dan semua orang terlibat," ujar de Baca.